
Sidoarjo, 5 Februari 2026 – SMK Negeri 1 Buduran kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Busana melalui gelaran bertajuk “The Annual Expo & Fashion Show SMK Negeri 1 Buduran” yang dilaksanakan di Lippo Plaza Sidoarjo pada Rabu, 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kompetensi sekaligus apresiasi karya siswa kelas akhir program keahlian busana.
UKK tahun ini diikuti oleh peserta didik dari kelas 12 Butik 1, 12 Butik 2, 12 Garmen, dan 12 DF yang menampilkan karya busana dengan mengusung tema “Contemporary Roots”—sebuah konsep yang memadukan kekayaan akar budaya dengan sentuhan desain kontemporer.

Pelaksanaan UKK didampingi langsung oleh mitra industri busana dari IFC (Indonesia Fashion Chamber) yang diketuai oleh Ibu Yunita Kosasih selaku Ketua IFC Chapter Surabaya. Kehadiran industri menjadi bagian penting dalam memastikan standar kompetensi siswa selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri fashion.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting dunia pendidikan dan industri, di antaranya mitra industri, Ibu Kabid SMK, Kepala SMK se-Sidoarjo, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan:
“Kita ingin momentum ini sebagai penguat bagi kita semua bahwa SMKN 1 Buduran selalu menjadi yang terdepan untuk vokasi di Jawa Timur dan ini harus dijaga dan menjadi komitmen bersama.”
Selain menjadi ajang uji kompetensi dan pameran karya, kegiatan ini juga menghadirkan sesi penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan “The Best of Collaboration” diberikan kepada mitra kerja yang dinilai berkontribusi dan berperan aktif dalam mendukung pembelajaran serta pengembangan kompetensi siswa.
Sementara itu, penghargaan individu diberikan kepada siswa berprestasi, yaitu:
The Best Sewing: Nabila Fitri (Kelas 12 Butik 1)
The Best Design: Dinda Nirvana Dewi (Kelas 12 Desain )
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 1 Buduran tidak hanya menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan kompeten, tetapi juga memperkuat sinergi dengan dunia industri serta menampilkan potensi kreatif siswa kepada masyarakat luas. Gelaran expo dan fashion show ini diharapkan terus menjadi wadah inspiratif bagi perkembangan pendidikan vokasi, khususnya di bidang busana, di Jawa Timur.
