Kadindik Jatim Apresiasi Teaching Factory SMKN 1 Buduran Lewat Kopi Pagi Kolaborasi “Coffee and Eatery SatuKopi”

Sidoarjo — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Bapak Aries Agung Paewai, menghadiri acara Kopi Pagi Kolaborasi Teaching Factory di “Coffee and Eatery .SatuKopi” yang digelar di SMKN 1 Buduran. Kegiatan ini menjadi ajang sinergi antara pembelajaran berbasis industri dengan praktik kewirausahaan siswa.

Dalam kunjungannya, Bapak Aries Agung Paewai tidak hanya meninjau langsung proses produksi, tetapi juga memborong berbagai produk bakery hasil karya siswa SMKN 1 Buduran. Produk-produk tersebut diolah dan disajikan langsung oleh peserta didik melalui unit Teaching Factory (TeFa) sebagai bagian dari pembelajaran berbasis dunia kerja nyata.

Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas rasa dan standar pengolahan produk yang dinilai telah mendekati, bahkan setara dengan industri profesional.

“Rasanya tidak kalah dengan hidangan yang disajikan di restoran maupun hotel-hotel di industri. Biasanya saya tidak mengonsumsi gorengan di pagi hari. Namun karena melihat langsung proses pengolahannya di dapur, saya jadi tertarik untuk mencicipi gorengan olahan anak-anak ini di pagi hari,” ujar Aries.

Menurutnya, Teaching Factory seperti yang dijalankan SMKN 1 Buduran menunjukkan bahwa sekolah vokasi mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami standar mutu, kebersihan, dan pelayanan sebagaimana diterapkan di dunia industri.

Aries menegaskan bahwa konsep kolaborasi semacam ini perlu terus diperkuat agar siswa SMK memiliki pengalaman riil sebelum terjun ke dunia kerja maupun wirausaha. Ia juga menilai bahwa keterlibatan langsung pimpinan pendidikan dalam kegiatan siswa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur.

Melalui kegiatan Coffee and Eatery SatuKopi, SMKN 1 Buduran memperlihatkan bahwa Teaching Factory bukan sekadar simulasi, melainkan ruang belajar produktif yang mampu menghasilkan produk bernilai jual dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *