Kolaborasi SMKN 1 Buduran dan IFC Surabaya Perkuat Materi UKK Busana 2025

Sidoarjo— SMKN 1 Buduran melaksanakan kegiatan sinkronisasi materi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Busana Tahun 2025 melalui kerja sama dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Surabaya. Kegiatan ini bertujuan memastikan keselarasan materi UKK dengan standar industri.
Kegiatan sinkronisasi menghadirkan narasumber dari Indonesia Fashion Chamber, yaitu Yunita Kosasih, Alphiana Candrajani, Alben Ayub Andal, dan Winarni. Keempat praktisi tersebut memberikan paparan mengenai perkembangan tren fesyen dan kebutuhan kompetensi di industri mode. Selain itu, mengenalkan pula tentang concep store, yaitu tentang penggabungan fashion, lifestyle, dekorasi, atau kurasi khusus sehingga memberikan pengalaman belanja terasa lebih unik dan terarah bagi para konsumen.
Dalam arahannya, perwakilan IFC menekankan pentingnya pembaruan materi UKK agar sejalan dengan dinamika fashion industry. Aspek yang menjadi perhatian, meliputi ketelitian proses produksi, penguasaan teknik dasar hingga lanjutan, serta kemampuan presentasi karya secara profesional.
Kegiatan ini turut melibatkan guru Program Keahlian Tata Busana SMKN 1 Buduran sebagai peserta aktif. Melalui forum tersebut, para guru produktif busana mendapatkan kesempatan untuk memahami standar penilaian industri, memperoleh masukan langsung dari para pelaku mode, serta memperluas wawasan mengenai tuntutan kompetensi pada dunia kerja.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa sinkronisasi ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas pelaksanaan UKK Tahun 2025. Melalui penyelarasan dengan pihak industri, diharapkan pelaksanaan UKK di SMKN 1 Buduran dapat menghasilkan lulusan yang lebih kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di sektor industri fesyen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *