Kepala Dinas Pendidikan Jatim Apresiasi Pemeran Busana Karya Siswa SMKN 1 Buduran

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi yang luar biasa kepada SMK Negeri 1 Buduran, yang telah menggelar karya siswanya dalam sebuah pameran bertajuk ‘Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend’ pada (25/2/2024) malam di Hall Lippo Plaza Sidoarjo.

Kehadirian Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur DR. Aries Agung Paewai, S.STP MM yang langsung disambut oleh Kepala SMK Negeri 1 Buduran, Dra. Agustina, M.Pd bersama Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Sidoarjo Dr. Lutfi Isa Ansori,MM serta Ketua Komite Sekolah Dr. Mustain Baladan, M.Pd.I yang langsung mencermati busana karya siswa yang sudah dipamerkan untuk umum.

“Kami sangat bangga atas hasil karya siswa SMK Negeri 1 Buduran, apresiasi khususnya dalam pameran busana yang luar biasa ini. Saya sangat mengapresiasi dan juga  sangat mendukung upaya sekolah mengembangkan inovasi dan kreatifitasnya,” tutur Aries Agung Paewai singkat.

Sementera itu, Kepala SMK Negeri 1 Buduran Agustina juga menuturkan kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur  bersama jajarannya, sangat memberikan motivasi bagi kami guru maupun peserta didik untuk terus berkarya.

“Ini merupakan bentuk apresiasi dari Dindik Jatim kepada hasil inovasi peserta didik kami, komitmen kami terus menjadikan Pendidikan Jatim yang lebih baik,  khususnya SMKN 1 Buduran yang sudah menciptakan tamatan yang Competent dan excellent,” tutur Agustina.

Perlu diketahui bahwa SMK Negeri 1 Buduran telah  menggelar pameran busana dan fashion show karya siswanya sendiri. Ada sekitar 117 koleksi busana dengan beragam ide-ide serta disainer mereka sendiri. Khususnya siswa kelas XII dan XIII/4 Tahun Jurusan Busana yang telah terprogram dalam projekpembuatan busana.

post: https://radarjatim.id/kepala-dinas-pendidikan-jatim-apresiasi-pemeran-busana-karya-siswa-smkn-1-buduran/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Dengan Kami Call Center SMKN 1 Buduran, Ada yang bisa kami bantu