Tata Boga

TUJUAN PAKET KEAHLIAN TATA BOGA

Tujuan Paket keahlian Tata Boga adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap agar kompeten dalam :

  1. Mengolah dan menyajikan makanan Indonesia
  2. Mengolah dan menyajikan makanan kontinental.
  3. Melakukan pelayanan makanan dan minuman.
  4. Berwirausaha pada bidang jasa boga
  5. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.
  6. Membaca dan menulis Al-Qur'an.
  7. Berkomunikasi dengan bahasa jawa yang baik.
  8. Mampu memanfaatkan limbah berupa sisa makanan dan kemasan untuk menghasilkan produk yang mempunyai nilai seni dan harga jual.

 

PENGATURAN BEBAN BELAJAR

Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.

  1. Beban belajar di SMK Negeri 1 Buduran dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu. Beban belajar satu minggu kelas X adalah 56 jam pembelajaran, kelas XI adalah 54 jam pembelajaran dan kelas XII adalah 52 jam pembelajaran.
  2. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 45 menit.
  3. Beban belajar di kelas X, XI, dan XII dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  4. Beban belajar di kelas XII pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  5. Beban belajar di kelas XII pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.
  6. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.
  7. SMK Negeri 1 Buduran menambah jam belajar perminggu berdasarkan pertimbangan kebutuhan belajar peserta didik dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang dianggap penting.
  8. Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik SMK maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.

LAMA PROGRAM PENDIDIKAN TATA BOGA ADALAH 3 TAHUN

 

PENGEMBANGAN KURIKULUM PAKET KEAHLIAN TATA BOGA WIRAUSAHA

Program Kelas Wirausaha dilaksanakan dengan Tujuan :

  1. Tujuan Umum Program Kewirausahaan menyiapkan tenaga terampil yang profesional, mandiri, memiliki jiwa wirausaha yang tinggi dan mampu menghadapi persaingan global.
  2. Tujuan khusus program kewirausahaan pada SMK :
  • Menghasilkan tamatan yang mampu menciptakan lapangan kerja
  • Menciptakan daya saing antar siswa
  • Meningkatkan sikap disiplin dan etos kerja
  • Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi siswa
  • Menyadarkan siswa untuk memperoleh keuntungan atau manfaat dari keterampilan yang dimiliki

Tamatan Program Kelas Jasa Boga Wirausaha diharapkan :

  1. Mampu mengembangkan usaha secara mandiri sehingga membantu mengurangi pengangguran.
  2. Memiliki potensi wirausaha, berkwalitas tinggi sehingga mampu bersaing di era globalisasi.

Manfaat yang diharapkan dari tamatan program unggulan kelas Jasa Boga Wirausaha adalah :

  1. Peningkatan kompetensi jasa boga dan kewirausahaan.
  2. Penajaman kompetensi produktif dengan keterampilan wirausaha sesuai dengan bidang keahliannya.
  3. Mampu menangkap dan menciptakan peluang atas dasar informasi yang diperoleh.
  4. Terbiasa bekerja mandiri dan tidak bersikap menunggu.
  5. Mampu menciptakan lapangan kerja.
  6. Kesempatan menerapkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh dari pembelajaran kelas Wirausaha.

SISTEM REKRUITMEN

  1. Dasar Pertimbangan
  1. Bakat dan minat/kemauan siswa dalam berwirausaha.
  2. Mampu dan terampil pada keahlian produktif, adaptif, dan normatif.
  3. Dukungan orang tua secara tertulis.
  1. Teknik Pelaksanaan Seleksi
  1. Sosialisasi tentang program kewirausahaan kepada siswa kelas X semester I dan orangtua wali murid.
  2. Siswa mendaftarkan diri.
  3. Pengisian format/ instrument seleksi calon peserta.
  4. Tes wawancara siswa.
  5. Tes bakat/ ketrampilan
  6. Penentuan kelas wirausaha di kelas X semester 2.

STRUKTUR PEMBELAJARAN

       Program pembelajaran kelas Wirausaha dilakukan sebagai berikut :

  1. Pada semester 2 – 6 siswa dibekali kemampuan produktif sesuai dengan bidang keahlian yang terstruktur dalam kurikulum yang telah dimodifikasi.
  2. Pembelajaran kelas Wirausaha dapat dilakukan 2 alternatif, yaitu day release atau month release.

      Day release               = 2 hari teori 4 hari produktif.

      Month release          = 2 bulan teori 4 bulan produktif.

Atau dapat menggunakan alternatif lain sesuai dengan kondisi dan komoditas yang diatur sekolah dan kesepakatan siswa.

  1. Proses pembelajaran pada kompetensi pengolahan makanan, pengolahan kue dan roti (dessert) serta tata hidang dilaksanakan team teaching secara simultan kelas dibagi menjad  tiga kelompok dan mengikuti pambelajaran pada ketiga mata pelajaran secara bergiliran (rotasi) dalam tiga hari.

EVALUASI

Dalam mengukur keberhasilan program kewirausahaan dipandang perlu menetapkan indikator keberhasilan siswa. Dengan indikator keberhasilan, maka sekolah dapat melakukan berbagai upaya peningkatan agar siswa program kewirausahaan dapat didorong untuk pengembangan aktifitas usahanya, penetapan indikator keberhasilan siswa dapat memakai kriteria omzet atau profit atau kedua-duanya.

Pada kelas XII siswa akan diuji kemampuannya dalam berwirausaha dengan melalui uji entrepreneur selama ± 1 s/d 2 bulan dan mendapatkan sertifikat dengan level sebagai berikut :

  • Entrepreneur Pemula dengan sebutan Bronze Kewirausahaan
  • Entrepreneur Muda dengan sebutan Silver Kewirausahaan
  • Entrepreneur Madya dengan sebutan Gold Kewirausahaan
  • Entrepreneur dengan sebutan Diamond Kewirausahaan

 

 

PENGATURAN BEBAN BELAJAR